PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, MANAJEMEN LABA, KOMISARIS INDEPENDEN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK

Authors

  • Irvan Tiaras Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara Jakarta
  • Henryanto Wijaya Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.24912/ja.v19i3.87
Keywords: Analyze, effect of liquidity, leverage, earnings management, independent commissioner

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh likuiditas, leverage¸ manajemen laba, proporsi komisaris independen, dan ukuran perusahaan terhadap tingkat agresivitas pajak perusahaan. Penelitian ini menggunakan industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2011 sebagai populasi. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, 148 data terpilih sebagai sampel. Hasil analisis regresi berganda menunjukan bahwa manjamen laba dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat agresivitas pajak perusahaan. Sementara untuk likuiditas, leverage, dan proporsi komisaris independen tidak menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat agresivitas pajak perusahaan.

The purpose of this research is to analyze the effect of liquidity, leverage, earnings management, proportion of independent commissioner, and firm size on the level of company tax aggressiveness. This research uses manufacturing industries listed on Bursa Efek Indonesia in 2010-2011 as the population. Using purposive sampling technique, 148 data are selected as samples. The result of multiple regression analysis shows that the impact of earnings management and firm size on the level of company tax aggressiveness is significant. Therefore liquidity, leverage, and proportion of independent commissioner show no significant effect on the level of corporate tax aggressiveness.


Downloads

PlumX Metrics

Published

2015-09-28

How to Cite

Tiaras, I., & Wijaya, H. (2015). PENGARUH LIKUIDITAS, LEVERAGE, MANAJEMEN LABA, KOMISARIS INDEPENDEN DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP AGRESIVITAS PAJAK. Jurnal Akuntansi, 19(3), 380–397. https://doi.org/10.24912/ja.v19i3.87